Refleksivitas



Yahh, tujuan akhir setelah menempa pemikiran didunia pendidikan. Memang sebagian banyak orang tidak menghiraukannya.

Entah mereka sudah memiliki planning yang matang, atau alur tujuan yang jelas. Namun berbeda ketika dirimu yang masih terombang-ambing di kegalauan tujuan hidup.

Dilema itu kian terasa begitu kuat, seiring dengan waktu yang bejalan cepat menuju fase kelulusan. Adakah terlintas dibenakmu (mau jadi apa setelah ini?)

Sebuah pertanyaan yang umum sekali didengar bukan?. Sewaktu mengenyam pendidikan dasar, menengah, maupun atas pasti acap kali ditanyakan. Namun dapatkah kamu menjawabnya diwaktu sekarang ini?

Mari sejenak merenung....

Jawaban yang dulu dilontarkan dengan semangatnya apakah sekarang masih sama?. Aku rasa tidak. Kurasa dari banyaknya opsi pilihan itu mungkin hanya satu atau dua pilihan yang akan kamu ambil.

Aku rasa juga demikian. Tapi tenanglah, ini bukanlah penentuan nasib seseorang. Akan tetapi langkah awal menentukan kamu akan kemana. Mari kita refleksikan, apa saja yang sudah kita lakukan selama ini?

Aku tidak akan memberikan jawaban disini. 

Mulailah melihat kebelakang, buka catatanmu, history penelusuranmu. Apa yang kamu temukan?. 

Bukan tentang seberapa banyak kamu menulis, seberapa sering kamu membuka website. Namun apa  yang telah kamu pelajari selama mengeyam bangku perkuliahan. 

Materi? PPT Dosen? Rangkuman Tugas Praktik?

Memanglah benar. Akan tetapi adakah yang membuatmu berpikir apa yang ada di balik itu semua?. Misalnya saja materi Dosen dapat dengan mudah kita akses di internet. 

Namun apakah terlintas dibenakmu, bagaimana Dosen itu bisa berbicara mulai dari narasi yang mudah hingga ke sulit?. Sembari menceritakan pengalaman  mereka dengan pemahaman ilmu dalam korelasi yang jelas, serta perumpamaan yang mungkin asing bagi kita?.

Satu dua kata yang pernah disampaikan itu bahkan memiliki makna yang luar biasa. Maka dengan demikian saya memberitahu anda bahwa,
" Pemikiran yang luas bukan didapatkan dengan materi. Tetapi seberapa besar kepekaan kita dalam melihat lingkungan itu bekerja.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mawar Putih Itu Milikmu (bagian satu)